9.000 Mining Rig Disita, Coinbase dan Opensea Masuk Top 10


Iran telah menyita lebih dari 9.000 Mining Rig
Iran telah menyita lebih dari 9.400 mining rig kripto selama lima bulan terakhir, sementara negara itu berjuang dengan pemadaman listrik selama musim panas. Kambiz Nazarian, kepala Perusahaan Distribusi Listrik Teheran, mengatakan bahwa perangkat boros energi ditemukan oleh inspektur di berbagai distrik di ibukota.

Ketika polisi Iran menemukan sebuah pertambangan ilegal dan menyita 7.000 unit, dan menandai penyitaan mesin ilegal terbesar hingga saat ini. Meskipun Iran dikenal sebagai negara kaya minyak, negara ini terus menerus mengalami pemadaman listrik dan kekurangan air karena gelombang panas, yang telah menyebabkan protes di beberapa kota.

Namun pemerintah sering menunjuk penambangan kripto sebagai penyebab utama lonjakan permintaan energi. Sementara laporan dari indeks Konsumsi Listrik Bitcoin Cambridge tidak memberikan secara spesifik, apakah semua rig yang disita adalah khusus Bitcoin.

Karena Iran menyumbang sebanyak 7,5% dari hashrate bitcoin (total daya komputasi pada jaringan) pada Maret tahun lalu, dan kembali turun menjadi 0,2%, pada Januari. Sebagai bagian dari upaya untuk memerangi peningkatan permintaan listrik, pemerintah Iran melarang semua aktivitas penambangan kripto pada bulan Mei untuk jangka waktu empat bulan.

Beberapa laporan menyatakan bahwa penambangan sering ditemukan disembunyikan di dalam masjid, sekolah dan bisnis lokal untuk mendapatkan keuntungan dari listrik bersubsidi. Selain itu, pada Januari 2021 pihak berwenang di Iran menyita 45.000 mesin sirkuit terpadu khusus aplikasi, ditemukan menggunakan listrik bersubsidi secara ilegal dari penyedia energi milik negara Tavanir.

Awal bulan itu, otoritas Iran menutup 1.620 operasi penambangan kripto ilegal yang dikatakan secara kolektif menggunakan 250 megawatt listrik selama periode 18 bulan. Kebijakan tersebut membuat Iran untuk memutuskan aliran listrik ke 118 peternakan penambangan kripto berlisensi pada bulan Juni karena kekhawatiran tidak akan ada cukup listrik untuk memenuhi selama berbulan-bulan dari panasnya negara itu.

Pemerintah memberlakukan batasan aktivitas penambangan kripto di musim dingin dan musim panas tahun lalu. Sementara penambang yang berlisensi harus mematuhi aturan yang tersedia.

Coinbase dan Opensea Masuk Top 10
Pertukaran cryptocurrency AS Coinbase dan pasar non-fungible token (NFT) OpenSea masuk ke top 10 perusahaan terobosan teratas 2022, menurut data dari akselerator startup Y Combinator. Coinbase dan Opensea masuk ke dalam daftar 5 teratas, di mana Coinbase peringkat keempat dan Opensea kelima.

Posisi pertama, kedua, dan ketiga adalah perusahaan pembayaran seperti Stripe, InstaCart dan DoorDash. Perusahaan dengan pertumbuhan tinggi yang telah menerima investasi tambahan yang signifikan atau lebih dalam pendanaan dari YC.

Coinbase baru-baru ini mengumumkan beberapa perkembangan yang akan dilakukan sehubungan dengan berita The Merge Ethereum yang akan datang. Coinbase juga memberi dukungan untuk Coinbase Wrapped Staked ETH (cbETH) di jaringan Ethereum (token ERC-20).

Wrapped token tersebut nantinya dapat dijual, ditransfer, dan dibelanjakan. Token cbETH juga bisa dipindahkan ke dompet di luar Coinbase dan diperdagangkan dari sana. Coinbase juga bermitra dengan manajer aset terbesar di dunia, BlackRock, pada awal Agustus 2022.

Kolaborasi ini akan memungkinkan klien institusional BlackRock untuk memiliki akses langsung ke cryptocurrency dengan menjembatani platform manajemen investasi ujung ke ujung, Aladdin, dengan Coinbase Prime.

Pasar NFT terbesar di dunia yang telah berjalan telah lama. Pada bulan Juni lalu, salah satu mantan karyawan perusahaan sempat dituduh melakukan perdagangan orang dalam. Maka dari itu perusahaan terpaksa mengurangi tenaga kerjanya sebesar 20%, yang diumumkan salah satu pendiri OpenSe, Devin Finzer dalam cuitan akun Twitternya.

Namun perusahaan masih mempertahankan dominasi relatif di antara marketplace NFT yang lain. Inisiatif seperti ini dapat membantu industri NFT yang sedang diperangi yang volume perdagangan turun 41% pada kuartal kedua tahun 2022.

Kemudian, mereka akan fokus menemukan solusi jangka panjang untuk masalah pencurian NFT. Mereka akan bekerjasama dengan mitra, seperti dompet MetaMask untuk meningkatkan kesadaran pengguna sambil mencegah pencurian disinsentif.

Green Short Faucet

Baca Juga :
Kripto Malaysia, NFT untuk Seniman Digital dan Blackpink
Tanggal Hard Fork Vasil, Pertambangan & Regulasi Indonesia
Thailand Memperketat Aturan Iklan Kripto
BTC Sideway cenderung menguat
Terra Classic (LUNC) Kemungkinan Tidak Akan Mencapai Harga US$ 1

, ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *